1970–1980: Dekade emas: Dominasi di Liga dan Keberhasilan di Eropa



Loyalitas Weisweiler untuk pelatih memperlihatkan jalan buat keberhasilan olahraga club di Bundesliga. Keadaan ekonomi club tidak sangat mungkin untuk membayar team bintang. Weisweiler sesuai keperluan perkumpulan dengan sikapnya untuk mempromokan pendidikan serta peningkatan bakat muda. [12] Ia mendesak Pemain tidak dalam skema permainan masih, tapi mempromokan individualisme serta memberikan mereka banyak kebebasan di atas lapangan. Ini membuahkan style bermain yang riang serta ofensif, keunikan Fohlenelf.


Club tanda-tangani kontrak dengan Berti Vogts serta Heinz Wittmann, kedua-duanya pemain yang namanya harus berkaitan erat dengan kesuksesan olahraga Borussia.

Laga Bundesliga pertama pada musim 1965/66 berjalan menantang Borussia Neunkirchen serta usai 1–1, pembuat gol pertama Bundesliga ialah Gerhard Elfert. Laga kandang pertama menantang SC Tasmania 1900 Berlin Borussia menang 5-0. Weisweiler tahu bagaimana memberikan kebebasan taktis pada team serta untuk mempromokan ketertarikan individu beberapa pemain. Kebebasan ini membuat team yang belum juga masak pada musim Bundesliga pertama dengan beberapa kekalahan tinggi. Borussia mengakhiri musim pertama di Bundesliga di tempat ke-13 dalam tabel.

Pada musim selanjutnya 1966/67 memperlihatkan kemampuan cetak gol dari team Mönchengladbacher, yang cetak 70 gol. Penyerang Herbert Laumen cetak 18, Bernd Rupp 16 serta Jupp Heynckes cetak 14 gol. Sebab ketidaksamaan gol yang baik, team dapat mengakhiri musim dalam tempat ke-8 dalam tabel. Dengan kemenangan kandang 11-0 atas FC Schalke 04 di Matchday 18, team rayakan kemenangan paling tinggi pertama dalam riwayat Bundesliga. 

Kesuksesan mempunyai efek jika upah beberapa pemain naik serta dengan begitu pemain yang baik tidak gampang digenggam. Jupp Heynckes geser untuk ongkos transfer rekor awalnya 275.000 DM ke Hannover 96, Bernd Rupp geser ke SV Werder Bremen, serta Eintracht Braunschweig tanda-tangani Gerhard Elfert. Club beli Peter Meyer serta Peter Dietrich serta dengan begitu mengkompensasi kepergian pemain eksper. Dengan kemenangan 10-0 pada laga ke-2 belas musim 1967/68 atas Borussia Neunkirchen, team kembali lagi memperlihatkan kemampuan cetak gol mereka. Team capai ini serta musim selanjutnya tempat ke-3 dalam tabel. Club tanda-tangani kontrak pada musim 1968/69, pelatih hari esok mereka Horst Köppel, yang telah mempunyai pengalaman pertama di timnas, serta dari amatir yang belum tahu, VfL Schwerte, penjaga gawang Wolfgang serta Hartwig Bleidick, Gerd Zimmermann serta Winfried Schäfer , yang bermain sepuluh musim di Borussia.

Popular posts from this blog

Different escape routes

Human interactions and behaviour,

The many faces of Liking