Promosi Ke Bundesliga Untuk Pertama Kali
Pada bulan Agustus 1960, Borussia Mönchengladbach menaklukkan 1. FC Köln di Piala Jerman Barat. Beberapa minggu selanjutnya, club memenangi DFB-Pokal, mendapatkan penghargaan nasional pertama mereka sesudah menaklukkan Karlsruher SC 3-2 di final. Karena itu Borussia maju ke Piala Winners Eropa pada 1960-61, dimana mereka ditaklukkan dengan cara agregat 11-0 oleh club Skotlandia, Rangers. Rangers menang 3-0 di Jerman serta 8-0 di Glasgow.
Tahun selanjutnya, club ambil nama Borussia VfL Mönchengladbach yang saat ini diketahui sesudah kota München-Gladbach jadi Mönchengladbach.
Musim 1961-62 di Oberliga usai lagi dengan Borussia di tempat ke-13 dalam tabel. Di tahun 1962–1963, club mengharap dengan percuma masuk dengan lingkaran club DFB yang akan diawali tahun kedepan di Bundesliga yang baru dibangun. Helmut Beyer, yang masih memegang semasa 30 tahun, menggantikan tanggung jawab presiden musim itu serta Helmut Grashoff menggantikan untuk ketua ke-2. Pada Juli 1962, Borussia tanda-tangani Fritz Langner, yang sudah memenangi kejuaraan Jerman Barat di tahun 1959 dengan Westfalia Herne, untuk pelatih baru mereka. Untuk jengkel Langner, kepemimpinan baru jual Albert Brülls dengan ongkos rekor 250.000 DM ke FC Modena di Italia untuk merehabilitasi club dengan cara finansial. Helmut Grashoff, yang kumpulkan bayaran dalam uang tunai lira Italia dalam satu koper, selanjutnya menjelaskan dia takut, sesudah transfer uang, "dipandang pencuri bank". [9] Dari hasil transfer sangat mungkin Langner untuk membuat kembali lagi tim dengan penandatanganan pemain seperti Heinz Lowin, Heinz Crawatzo serta Siegfried Burkhardt. Tahun itu, team A-Youth memenangi kejuaraan Jerman Barat dengan satu tim yang meliputi calon pemain sepak bola karieronal, Jupp Heynckes serta Herbert Laumen.
Penghargaan selanjutnya harus menanti satu dasawarsa. Hasil Borussia dalam sepuluh tahun mendekati pembangunan Bundesliga di tahun 1963 masih kurang kuat untuk memperoleh mereka masuk ke barisan liga karieronal baru penerbangan teratas negara, serta club bermain pada tingkat ke-2, Regionalliga Barat.
Pada musim selanjutnya, 1964-1965, club mengambil pemain muda, Jupp Heynckes serta Bernd Rupp, serta beberapa team pemuda masuk dengan team karieronal. Umur rerata mereka 21,5 tahun ialah yang paling rendah dari semua team liga regional. [10] Mereka mendapatkan panggilan "anak kuda" sebab umur rerata yang rendah dan permainan yang bebas serta sukses. Reporter Wilhelm August Hurtmanns membuat nama panggilan dalam artikelnya di Rheinische Post. Ia diambil dengan style Borussia serta menulis jika mereka akan bermain seperti anak kuda muda. [10] Pada April 1965, team sudah memenangi Regionalliga Barat serta dengan begitu amankan keterlibatan dalam putaran promo Bundesliga di Group 1. Ini lihat team bermain menantang kompetitor Wormatia Worms (Ke-2 di Regionalliga Südwest), SSV Reutlingen (Ke-2 di Regionalliga Süd) serta Holstein Kiel (Juara di Regionalliga Nord) di laga pertama serta ke-2. Dari enam laga Borussia memenangi tiga (5-1 di Worms, 1-0 menantang Kiel serta 7-0 menantang Reutlingen). [11] Perolehan tempat pertama membuat promo ke Bundesliga aman. Bersama-sama Borussia Bayern Munich bangun dengan memenangi Group 2.
Mönchengladbach nikmati cita rasa pertama Bundesliga pada musim 1965-66, memperoleh promo bersama-sama pembangkit tenaga listrik Bayern Munich di hari esok. Ke-2 club tetap akan terjebak dalam perjuangan seru sebab mereka sama-sama melawan untuk dominasi domestik selama setahun 1970-an. Bayern ambil darah pertama dalam perjuangan untuk dominasi di antara kedua-duanya: memenangi kejuaraan Bundesliga di tahun 1969. Mönchengladbach membalas selekasnya pada musim selanjutnya dengan kejuaraan mereka sendiri serta dilakukan tindakan dengan gelar ke-2 di tahun 1971, jadi club Bundesliga pertama yang sempat untuk sukses menjaga gelar mereka.
